
![]() |
Sepuluh tahun yang lalu kita hanya mengenal brosur cetakan sebagai salah satu media promosi produk atau jasa yang kita tawarkan pada masyarakat. Berbagai perusahaan, sekolah, yayasan, restoran, hotel, artis, bahkan tokoh publik sekalipun, hanya dikenal dari mulut ke mulut, dari koran dan televisi. Kini, di zaman dimana sangat banyak masyarakat yang tidak bisa bertatap muka dengan sumber-sumber informasi, tersedianya “brosur online” sangatlah penting. Inilah brosur dinamis yang siap dibaca oleh siapapun, 24 jam sehari, 7 hari dalam seminggu, dan bergulir setiap tahunnya |
>> |
|
>> |
|
>> |
|
>> |
|
Tutorial 3D Studio Max: Berkenalan dengan Bola (2)
| Tutorial - Tutorial 3D Studio Max |
Mungkin ada sebagian diantara Anda yang tersenyum-senyum ketika memperhatikan postingan tentang si bola part 1. Postingan 3DS MAX tentang bola tapi kok menampilkan image buah-buahan ( durian, rambutan, dll. )...? Semoga bagi yang tersenyum penuh pertanyaan/keanehan berubah menjadi senyuman yang telah dipenuhi jawaban. Pada postingan kali ini yang mana sebagai lanjutan dari part 1, akan kita coba melihat sisi lain dari bola. Di dalam 3DS MAX, walaupun kita hanya mempunyai bentuk-bentuk dasar, bentuk tersebut akan bisa kita ubah dengan relatif mudah dengan menggunakan fasilitas-fasilitas yang telah tersediakan. Baik berupa modifier/pemodifikasi atau fasilitas pemodeling lainnya.
Tutorial 3D Studio Max: Berkenalan dengan Bola (1)
| Tutorial - Tutorial 3D Studio Max |
Salah satu kenikmatan di dunia ini adalah ketika kita diberi sebuah penglihatan untuk mencerna sebuah bentuk objek. Dimana, semakin lengkap/klompek mata kita mencerna objek tersebut maka akan semakin kuat pula membekas di indera penerima kita. Ketika kita mencerna sebuah objek yang berwarna, bertekstur, dilengkapi dengan cahaya dan bayangan yang sesuai dan kitapun mencoba mencernanya dalam waktu yang cukup dan dalam sudut pandang yang tepat, maka disaat itulah apresiasi (pembekasan) itu akan muncul. Dan apabila hilang salah satu unsurnya, maka pembekasan di indera penerimapun berkurang, bahkan terkadang tidak membekas/berkesan ( ada kecenderungan manusia untuk mencuekinya/berpaling darinya ).





